Notifikasi
Tidak ada notifikasi baru.

Jiwa dan Karya




Pada setiap kata, kalimat, dan paragraf, Aku titipkan jiwaku disana. Pada setiap lirik dan instrumentasinya, ada aku, jiwaku. Meski Jasadku sudah lapuk, hancur bersama tanah, atau lebur bertebaran dilautan.

Jiwaku tetap hidup, bercerita melalui bahasa yang kurangkai. Aku ingin hidup bersama generasimu, dengan cara yang lain. Dialog lintas waktu. Tanpa jabat tangan dan pelukan. (*)
statusosmed
Gabung dalam percakapan
Posting Komentar
Tinggalkan komentar di sini, terima kasih sudah mampir.