H. Abdul Manan, Pejuang Muhammadiyah dari Resapombo


Melalui whatsapp group, Pak Syaiful Kariadi, ketua PCM Doko, menginformasikan jika H. Abdul Manan telah berpulang kehadirat Ilahi pada Ahad, 5 Februari 2023.

Beliau adalah sesepuh dan tokoh Muhammadiyah Kabupaten Blitar dari Desa Resapombo, Kecamatan Doko.

Dalam penelusuran tim Sejarah Muhammadiyah Kabupaten Blitar, H. Abdul Manan adalah ketua Muhammadiyah Doko sejak tahun 1971, waktu masih berstatus ranting PCM Wlingi.

Sebagian besar wilayah Doko saat itu masih berupa hutan, jalanan berbatu dan terjal, dengan keberagaman masyarakatnya, bahkan jumlah non muslim terbilang cukup besar.

Bersama dua orang, Abdul Manaf (adiknya) dan Iskanto Zuhri, merintis Ranting Muhammadiyah Doko.

Model dakwahnya terbilang unik, antara lain mengisi pengajian Jamaah Yasinan, seminggu sekali ba'da ashar untuk ibu-ibu dan ba'da Isya untuk bapak-bapak.

Kegiatan itu lebih sering dilakukan oleh Abdul Manaf yang di periode awal itu membidangi Tabligh, tak hanya di sekitar Doko, namun hingga ke Ampelgading, Selorejo bahkan Binangun.

Aktivitas mengisi pengajian bersifat sukarelawan, dan harus menempuh medan sulit dengan sepeda gunung, belum ada penerangan yang memadahi seperti sekarang.

Bisa dibayangkan betapa luar biasanya perjuangan dakwah di periode 70-an hingga akhir 90-an tersebut.

Kegiatan Yasinan kala itu adalah sebuah komunitas kultural umat Islam, dan tidak terafiliasi dengan ormas tertentu. Muhammadiyah termasuk yang paling awal melakukan dakwah Islam di wilayah lereng Gunung Kawi.

Kegiatan Perkaderan internal juga rutin dilaksanakan di Masjid Al Fadillah, bersama tokoh lain seperti H. Yasin Sulthon. Masjid Al Fadillah adalah tempat penting dan bersejarah sebagai titik awal dakwah Muhammadiyah di daerah Doko.

Saat ini, Doko telah menjadi PCM tersendiri dan mengelola 6 Masjid yaitu:

1. Masjid At Taqwa, Suru, 
2. Masjid Al Fadillah, Resapombo.
3. Masjid Al Huda, Resapombo.
4. Masjid Ummul Mukminin Aisyiyah
5. Masjid Abu Sholeh, Tunggorono.
6. Masjid Baitut Taqwa, Tunggorono.

H. Abdul Manan adalah pejuang dan perintis Muhammadiyah di lereng Gunung Kawi. Semoga amal baiknya diterima Allah Swt. (FA)

Ulasan lengkapnya akan dicetak dalam sebuah buku. Artikel ini masih memerlukan banyak masukan dan informasi, jika anda memiliki informasi tambahan mohon untuk menuliskannya di kolom komentar atau menghubungi via whatsapp.

Ahmad Fahrizal Aziz

Blogger dan Aktivis Literasi

2 Komentar

Tinggalkan komentar di sini, terima kasih sudah mampir.

  1. Sebelum memiliki masjid, awal pusat dakwah muhammadiyah berpusat di rumah bpk abdul manan, dan masjid pertama yang didirikan muhammadiyah di tunggorono atas

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih atas masukannya, ini menjadi informasi penting

      Hapus
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak