Panduan Menulis Esai Blitar (Proyek Nulis Buku Bersama Suara Sastra x Dispusip Kab. Blitar)


Kita mulai dari pengertian esai menurut KBBI:


Esai adalah karangan prosa yang membahas suatu masalah secara sepintas lalu dari sudut pandang pribadi penulisnya.


Ada 4 hal dari pengertian di atas yang perlu diperhatikan:


  1. Berbentuk Prosa
  2. Membahas suatu masalah
  3. Secara sepintas
  4. Sudut pandang pribadi penulisnya


Esai Blitar akan memfokuskan pembahasan yang berkaitan dengan "Blitar", ada banyak sekali yang bisa diangkat, kan?


 1. Berbentuk Prosa


Prosa adalah karangan bebas, tidak terikat oleh bentuk seperti halnya puisi.


 2. Membahas suatu masalah


Segala yang berkaitan dengan Blitar bisa menjadi pembahasan dalam penulisan esai ini: sejarah, budaya, kuliner, tempat, komunitas, sosok, dan lain sebagainya.


 3. Secara sepintas


Artinya, esai ditulis sekitar 700 kata atau kurang lebih 3 halaman A4. Fokus pada satu obyek pembahasan.


 4. Sudut pandang pribadi penulisnya


Inilah yang menjadi ciri khas esai, penulis bisa mengungkapkan sudut pandangnya, subyektifitasnya, personalitasnya, yang antara penulis satu dengan lainnya bisa berbeda.


Inilah kekayaan esai, ketika beberapa penulis membahas satu obyek yang sama, bisa menghasilkan narasi, kesan dan sudut pandang berbeda.


Dalam esai, seorang penulis bisa mempertanyakan sesuatu, mengeksplore hal-hal baru, memperkaya pembahasan pada suatu obyek yang minim informasi.


Mari kita latihan untuk membuat gambaran awal.



Apa yang terlintas di pikiran anda tentang Blitar? (Jawab sesuai yang dipikirkan)


Jika sulit, kita ubah pertanyaannya menjadi: apa yang ingin anda angkat dan perkenalkan dari Blitar?


Jika sudah menemukan jawaban, pindah ke pertanyaan berikutnya: kenapa ingin membahas hal itu?


Jawaban dari pertanyaan "kenapa" bisa sangat panjang dan inilah fase awal yang menarik.


Berikutnya, sejauh mana informasi yang anda miliki tentang hal tersebut?


Jika masih minim informasi, bagaimana cara memperkaya informasinya?


Informasi bisa didapat dari buku/literature, dari seseorang yang memiliki banyak pengetahuan tentang hal tersebut, atau dari sumber lainnya.


Jika informasi dirasa sudah cukup, bagaimana pendapat anda tentang hal yang kamu angkat itu?


Kenapa orang perlu tahu hal tersebut? Apa manfaat atau sisi penting yang anda dapatkan dari topik esai yang anda angkat tersebut?

Semua jawaban itu bisa menjadi sebuah esai menarik, tinggal disusun dari paragraf ke paragraf, dikemas dengan diksi renyah yang enak dibaca.


Tentu bukan hal sulit kan?


"Kita tidak harus menunggu datangnya inspirasi itu, kita sendirilah yang menciptakannya". - Stephen King


Ahmad Fahrizal Aziz

Blogger dan Aktivis Literasi

Posting Komentar

Tinggalkan komentar di sini, terima kasih sudah mampir.

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak